Tampilkan postingan dengan label Kisah Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Cinta. Tampilkan semua postingan
Jumat, 18 November 2016

Pacarmu Sekarang Akan Jadi Suami yang Penyayang. Kalau Kalimat Ini Sering Dia Ucapkan

Kuch2HoTahu - Proses mengamati kebiasaan sehari-hari pasangan adalah part yang tidak terelakkan dari sebuah hubungan. Bahkan tanpa kamu rencanakan, kamu akan mengamati bagaimana dia saat sedang kesal. Apa yang membuatnya tertawa keras sampai air matanya keluar. Pelan tapi pasti kamu tahu camilan apa yang membuatnya tidak bisa berhenti makan. Bagaimana dia melirikmu, seperti takut dimarahi, sebelum mengambil camilan tambahan.
Bukan cuma soal kebiasaan. Semakin lama hubungan berjalan kamu mulai hapal di luar kepala skenario saat kalian bicara. Kalimat apa yang sering keluar waktu kalian sedang di fase keras kepala. Bagaimana dia merendahkan suara supaya kamu tidak lagi merasa jadi pihak yang salah diantara kalian berdua. Walau ini bukan rocket science sebenarnya semua yang dia katakan, semua pola pembicaraan kalian ada artinya. Jika kata-kata ini yang sering keluar dari mulutnya bisa dipastikan dia akan jadi suami yang hangat dan penyayang nantinya!
1. “Kenapa? Aku bisa bantu apa?”
Sebenarnya kamu juga belum yakin sepenuhnya kenapa tiba-tiba mood-mu terjun bebas tanpa alasan. Mungkin karena PMS. Atau bisa jadi karena alasan sekonyol lapar. Saat kamu sedang mengesalkan seperti ini dia datang dengan pertanyaan yang membuatmu berpikir. Apa alasan yang membuatmu jadi cemberut, bantuan apa yang bisa dia berikan supaya mood mu membaik.
2. “Aku nggak akan melarang. Kamu sudah cukup dewasa kok untuk memutuskan.”
Setiap kamu hendak melakukan hal absurd yang sedikit menyerempet bahaya, dia tidak akan langsung berkata tidak. Pria ini sudah lebih dari tahu bahwa ini hidupmu. Dia tidak akan mengaturmu secara berlebihan hanya karena alasan menunjukkan perhatian. Dia memberimu kebebasan. Namun tetap jadi pihak yang mengingatkan.
3. “Kangennya coba ditahan dulu. Daripada kamu nggak konsentrasi lho!”
Dibandingkan dengannya, kamu memang lebih mudah kangen dan terbawa perasaan. Saat hal ini terjadi semua aktivitasmu sering jadi korbannya. Mulai dari kurang konsentrasi sampai ogah bekerja karena rasa kangen mendominasi. Dia yang akan jadi suami penyayang nantinya mengingatkanmu kalau perasaan kangen boleh saja. Tapi kamu mesti pintar-pintar menyiasati supaya tanggung jawabmu tidak jadi korbannya.
4. “Coba jelasin lagi. Pelan-pelan. Biar aku paham.”
Suatu waktu kamu bicara panjang sekali padanya. Bukan karena apa-apa. Sebenarnya kamu juga sedang kurang tahu apa yang kamu mau. Karena itu kamu berusaha mengungkapkan semua, sebaik yang kamu bisa. Dia tidak langsung mengenyitkan kening dan bilang kurang paham apa yang kamu minta. Malah dia memintamu untuk menjelaskan semua dengan pelan. Supaya dia segera paham.
5. “Terus maunya gimana? Bisa kan kita obrolin sama-sama….”
Kamu kesal. Hampir menyerah. Kamu merasa dia tidak memahami apa yang kamu mau. Bukan cuma itu. Dia juga tidak berusaha masuk ke dalam isi kepalamu. Saat seperti ini dia hanya bertanya, “Ya udah….bisa kan kita obrolin sama-sama.”
6. “Kamu pikir aku bisa baca pikiran, Sayang? Coba cerita deh biar aku paham.”
Dia tidak berusaha menjadi orang yang paling tahu isi kepalamu. Alih-alih berusaha mengikuti jalan pikiranmu dia malah minta kamu bicara. Sebab tanpa itu dia tidak akan tahu apa-apa.
7. “Kalau kita menikah nanti aku nggak akan langsung bisa jadi suami idaman. Tapi aku bisa belajar.”
Dia tidak menjanjikan banyak hal sampai mulutnya berbusa. Dia tidak berjanji akan jadi pria yang langsung bisa merapikan baju kotornya tanpa diminta. Dia juga tidak menjanjikan kalau dia dijamin bisa selalu bisa membuatmu bahagia. Tapi kamu selalu tahu kalau dia akan berusaha.

hipwee.com

Ini Alasan Kuat Kamu Bertahan Sebentar Lagi Saja, Sampai yang Terbaik Datang

Kuch2HoTahu - Entah kenapa, tak pernah punya sejarah memiliki pasangan hingga umurmu sekarang dianggap aneh oleh banyak orang. Padahal kamu masih santai saja menghadapi kondisi ini. Tidak memiliki pasangan, nyatanya tidak membuat hidupmu stagnan. Lebih dari itu, kamu malah bisa mengembangkan lebih banyak potensi diri yang masih tersembunyi.
Namun meski begitu, kamu bukannya mau selamanya hidup sendirian. Kamu tetap butuh sosok yang sukarela memelukmu di setiap akhir hari, yang mau mendengarkan keluhanmu sambil sesekali mengusap kepalamu, atau yang selalu bisa mengingatkanmu tanpa membuatmu merasa digurui. Doamu tak pernah terputus untuk ditemukan dengan sosok itu.
Namun sampai dia yang terbaik datang, kamu memilih untuk bersabar sebentar lagi saja.
Selama ini kamu santai saja meski tak pernah menjalani rasanya punya hubungan. Asalkan ada keluarga dan sahabat, apa yang perlu dikhawatirkan?
Banyak yang mengira bahwa kamu kerap merasa sepi, hanya karena kamu belum pernah memiliki pasangan hingga kini. Tapi kadang orang lain terburu-buru menilai sesuatu yang belum tentu sama dengan kenyataannya. Sebaliknya, kamu malah merasa tidak kesepian sama sekali. Setidaknya masih ada keluarga dan sahabat yang selalu mengisi hari-harimu dengan canda dan tawa. Bersama mereka, kamu tak pernah kenal rasanya sepi. Kamu pun tak pernah merasa kurang perhatian dan kasih sayang.
Tak punya riwayat pacaran, bukan berarti kamu tak pernah mengenal cinta. Jatuh cinta jelas pernah kamu rasakan
Berkali-kali kamu menaruh hati pada beberapa orang. Dari sekadar kagum, suka, hingga benar-benar jatuh cinta. Sayangnya, kamu lebih memilih untuk memendam rasa. Bagimu, bilang cinta terlalu memalukan. Pun memberanikan diri menunjukkan usaha untuk PDKT juga jarang dilakukan, sebab kamu enggan untuk melakoni usaha yang berujung sia-sia.
Daripada berujung penolakan, baiknya kamu simpan saja perasaanmu padanya. Cukup sahabat dekatmu saja yang saban waktu mendengar curahan hatimu tentangnya.
Kamu pun sadar kalau kisah percintaanmu jarang berjalan mulus. Dari PDKT yang gagal di tengah jalan hingga hubungan yang tak jelas arahnya
Meski tak pernah tahu rasanya pacaran, setidaknya kamu pernah mencecap asam-manisnya proses PDKT. Lucu-lucuannya, sedihnya, galaunya, bahagianya, pernah kamu alami juga. Namun, entah mengapa selalu berakhir di tengah jalan.
Meski tak pernah sampai berkomitmen serius, setidaknya hatimu pernah tahu rasanya bahagia karena cinta dan juga sekaligus sakit karena patah hati. Hal ini pun buat kamu belajar lebih banyak, agar tidak terjerembab pada kisah yang salah.
Bersyukurnya, kamu tak pernah sekali pun patah arang. Karena hidup bukan hanya tentang percintaan. Ada masa depan yang berharga untuk diperjuangkan
Kamu yakin bahwa percintaan bukanlah satu-satunya hal yang patut untuk dipikirkan terlalu dalam. Sebab masih ada masa depan yang layak untuk kamu usahakan. Masih ada karir yang ingin kamu kembangkan dan strata pendidikan yang ingin diraih dengan setinggi-tingginya.
Ketimbang sibuk memikirkan dia yang bukan milikmu, kamu lebih memilih untuk bersetia pada mimpi saja. Lebih baik mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif dan produktif.
Kamu tak pernah memedulikan berapa mantan yang harus kamu punya, karena yang terpenting bagimu adalah dia yang kelak menemanimu di masa depan
Mantan gue ada 11.

Mantan gue 8.

Masa sih lo nggak punya mantan?
Diejek lantaran nggak punya mantan, bukan sekali-dua kali kamu alami. Bagimu itu sudah menjadi hal yang biasa. Kamu sendiri enggan terprovokasi dengan kalimat masa sih lo nggak punya mantan. Kamu nggak memasalahkan hal itu.
Kamu nggak peduli berapa banyak mantan yang seharusnya kamu punya. Yang perlu kamu pedulikan adalah dia yang kelak menemanimu sampai tua, yakni jodohmu. Jadi, pantang bagimu menerima sembarang orang, hanya demi status semata.
Karena kamu percaya bahwa pada saatnya nanti, dia yang terbaik akan datang menawarkan masa depan yang hakiki
Soal jodoh, kamu lebih memilih untuk menanti sembari memantaskan diri. Tak apa kamu jomblo dulu saat ini. Karena kamu yakin penantianmu saat ini akan berujung bahagia. Kelak, dia yang terbaik akan datang menghampiri. Lagi, buatmu jodoh itu selalu sederhana. Jika benar berjodoh, jalannya untuk bertemu akan dilapangkan sekecil apapun usahamu.
Jodoh memang perlu diupayakan. Namun jodoh bukanlah hal yang perlu kamu kejar hingga berdarah-darah.
Semoga kamu tak patah arang dalam menanti yang terbaik datang. Kali ini kamu memilih bersabar saja, sampai yang terbaik datang.
hipwee.com

Orang Baik Emang Banyak, Tapi Yang Baiknya Cuma Ada Maunya Doang Lebih Banyak Lagi

Kuch2HoTahu - Sekarang ini mencari orang baik sudah gak sulit lagi, banyak banget udah gak kehitung dan bahakan hampir gak bisa nemuin orang yang tidak baik. Sekarang ini yang sulit itu nyari orang baik yang baiknya benar-benar baik, bukan orang yang baik karena sebab ada maunya.
Parahnya lagi sekarang bukan hanya sekedar sulit nyari orang baik yang benar-benar baik tapi udah sulit ngebedaan seseorang yang benar-benar baik sama orang yang baik karena ada maunya.
Sekarang Sudah Tidak Ada Lagi Orang Jahat, Yang Banyak Sekarang Adalah Baik Karena Ada Maunya Kalau Gak Ada Maunya Biasa-Biasa Saja
Orang yang baik karena ada maunya itu cendrung akan menjadi biasa-biasa saja, tidak peka sama lingkungannya ketika mereka sudah tidak membutuhkan sesuatu. Karena kecendrungan ini pula orang lain cendrung akan kecewa padanya dan cendrung sering salah sangka kalau dia mendekat pada orang lain
Memberi Bantuan Atau Menerima Kebaikan Dari Orang Karena Ada Maunya Bisa Menimbulkan Rasa Penyesalan

Pernah gak sih kamu merasa menyesal, udam memberikan bantuan atau menerima bantuan seseorang yang cuma ada maunya? Pasti pernah lah dan itu bikin nyesek rasanya sampek bikin kamu merasa menyesal udah menjadi orang baik dan berada pada keadaan dimana kamu butuh bantuan dia.
Orang Baik Karena Ada Maunya Itu Pinter Kalau Disuruh Cari Muka Sama Akting, Sampek-Sampek Kamu Gak Bakalan Bisa Bedain Kalau Dia Ada Maunya
Iya orang yang baik karena ada maunya itu pinter banget kalau disuruh akting sampek-sampek bakalan bikin kamu takjub dan gak nyangka banget ternyata dia baik karena menginginkan seseuatu yang kamu miliki. Sukur-sukur jika yang diingkan hanya ingin mendongkrak popularitas, barang atau benda lainnya, lah kalau dia naksir sama pacar kamu juga, kan serem jadinya 
Orang Baik Karena Ada Maunya Itu Tidak Jahat Hanya Saja Tetep Bakalan Enggak Disukai Sama Orang Karena Dianggap Tidak Memiliki Ketulusan
Yang baik ada maunya itu belum tentu jahat, hanya saja tetep aja kadang gak disukai sama orang lain dan bahkan diwaspadai sama orang lain karena sudah tau karakternya. Kebanyakan orang atau temen-temennya juga gak suka sama dia gara-garanya dia dianggap gak tulus kalau memberikan bantuan dan kadang orang males minta bantuan sama diakarena ngerasa harus bayar hutang budi dan semacamnya.
Dipikir-pikir Oarang yang Baik Karena Ada Maunya Itu Hidupnya Menyedihkan. Gara-garanya Suka Modus
Dianggap menyedihkan sebab kadang dia dilupakan sama teman-temannya, jarang dilibatkan kalau lagi ngumpul bareng gara-garanya dia suka modus. Kadang ketika dia benar-benar ikhlas membantu, orang malah menggap karena ada maunya. Hidup kayak gitu pasti menyedihkan, belum lagi rawan jadi bahan omongan teman-temanhya, bukan digosipin tapi ngomongin tentang fakta kalau dia baik karena ada maunya, akhirnya bakal diwaspadain sama yang lainnya.
duapah.com

Jika Tuhan Sudah Restu, Pasti Hati Mudah Bertemu dan Menyatu

Kuch2HoTahu - Mereka banyak menuliskan dan membicarakan harapan seperti ini; Berdoalah seolah Tuhan telah mengabulkan maka ikhlas dan damai akan memenuhi sudut hatimu.
Seandainya bisa, kemungkinan kita akan lebih memilih untuk menolak perjumpaan. Dan seandainya mampu, kemungkinan kita tidak akan menghadapi perpisahan. Sayangnya, hidup justru mengenai perputaran perjumpaan dan perpisahan. Tentang jatuh cinta dan patah hati tanpa henti.
Pertama kali mengenal namanya, saya telah berkenalan dengan awal mula dosa. Cinta yang teramat pada sesama makhluk itu telah membuat hati terkebiri. Tidak ada yang perlu disalahkan, sebab kamu sangat paham bahwa ketika jatuh cinta, hati terlanjur sulit dikendalikan. Saat bersamanya, sekeping hatimu telah merasakan saat-saat paling rawan dan membahagiakan. Namun sekeping lainnya terlampau tidak mempedulikan.
Dan meskipun tidak menginginkannya, menolak takdir yang kamu duga adalah duka namun kamu terpaksa mengalaminya. Berjumpa dengan orang yang akhirnya kamu sesali, berpisah dengan orang yang tak mungkin ditemukan pengganti atau menolak untuk menggantikannya. Entahlah, hanya hati yang tahu bukan waktu yang tahu. Jangan mengkambingkan hitamkan bahwa waktu mengetahuinya. Tidak sama sekali.
Waktu itu begitu lugu. Acapkali Kita selalu dihadapkan pada dua pilihan yang tidak mampu kita realisasikan. Memaafkan atau Mengobatinya.
Bahkan ketika mengalami luka, membenci dia yang mencipta luka membuatmu merasa harus dan sangat harus sebagai pembalasan atas hatimu. Pikirmu. Namun hatimu tidak layak merasakan luka lainnya akibat penyakit yang tidak ingin kamu biarkan sembuh.
Pernahkah hatimu membaca atau sekedar mendengar, apa yang pernah orang-orang bijak tuliskan. Langit paling luas ialah hati tanpa kebencian.
Kini hitungan harimu telah genap merasakan sebuah kehilangan yang begitu panjang.
Harapan pada Janji-Nya yang terkadang membuat diri selalu bisa bertahan dari kesedihan. Ya, kamu dan saya pasti memahami bahwa kadang cinta memang pertanyaan yang tak akan pernah selesai.
Takdir hanyalah apa yg belum kita duga. Seperti beberapa kejadian-kejadian yang pernah kita alami. Tak ada yang kebetulan didunia ini. Saya dan kamu tidak kebetulan dipertemukan, terkadang semesta telah lama mengatur agar kita bertemu. Lalu, berpisah. Yah, semudah itu semesta membolak balikan hati. Saya merasa saat itu waktu tengah menganugerahi kebahagiaan. Setelahnya, Waktu tak pernah berpihak pada kisah cinta manapun.
Kehilangan dan pertemuan, apakah yg membedakannya?
Rasanya walau acapkali rindu mengetuk-ngetuk pintu hati, kita selalu berhadapan dengan rasa sakit yang sama berulang kali. Dan kamu sendiri mengetahui bahwa ada yang tak akan pernah bisa kembali, bahkan oleh pertemuan.
Perjumpaan dengannya yang membuatmu mengenal dosa yang berkemasan manis. Membuatmu lupa sepenuhnya pada prinsip-prinsipmu mempertahankan hati hanya untuk jodoh yang pasti nantinya. Bukankah luarbiasa dosa sesaat itu, yang saat kamu teringat kamu menjadi malu pada yang maha melihat.
Dan yang paling sulit itu, Kamu tahu sendiri. Alangkah sulitnya menemukan lelaki pemberani di jaman ini. Mereka hanya berani menebar benih janji tanpa pembuktian. Percayalah, tidak ada yang salah dan saya sedang tidak menyalahkan siapa-siapa.
Ingatan adalah puncak segala luka
Lalu apakah dengan memaafkan semuanya lantas membuat lukamu sembuh? Pasti. Walau memang sulit sekali dilakukan. Bukan berarti tidak mampu dilakukan. Setidaknya kamu memberi ruang bagi hatimu untuk kembali bernapas. Menghadirkan ketenangan lainnya.
Menghadirkan Allah dalam setiap harapan dan niat yang tulus akan membuatmu tersadar bahwa bahuNya tak pernah menghindar bahkan selalu tersedia untuk sekejap bersandar.
Untuk hati yang sedang dalam penyembuhan, meski harapan-harapanmu saat ini belum terwujud, tetaplah semangat dan bahagia. Jangan pernah sesekalipun senyum itu meredud. jangan pernah meletakkan harapan dalam doa semalam saja, biarkan ia terus nyala meski hanya samar-samar. Dia maha mendengar. Tentu saja kelak mengabulkan. Dia tahu yang paling baik. Pasti sedang merancang pertemuan di tempat yang baik, waktu yang baik dan dengan cara baik. Saya percaya. Kamu? 

hipwee.com

Mending Jangan Putus Kalau...

Kuch2HoTahu - Memutuskan sebuah hubungan untuk berakhir, mengubur harapan-harapan yang pernah dibangun, serta meninggalkan segala kenangan bahagia yang pernah ada, memang bukan perkara mudah. Karena itu, kata putus memang baiknya tak diucapkan sembarangan.
Tidak mengucap kata putus sembarangan ketika bertengkar kecil dengan pasangan itu penting sebagai bukti bahwa kamu bisa menghargai pasanganmu. Bahkan ketika dihadang masalah besar sekalipun, semestinya kamu tetap mempertimbangkan matang-matang sebelum memilih putus. Coba deh, dipikirkan lagi, jangan sampai kamu menyesalinya nanti.
1. Jangan putus kalau dia masih mau berjuang bersamamu.

2. Jangan putus kalau dia mendukungmu mewujudkan mimpi-mimpimu.

3. Jangan putus kalau kalian lebih kuat bersama.
Ketika kamu berpikir untuk menyerah, ingatlah seberapa keras kamu dan dia telah memperjuangkan hubungan kalian sejauh ini.
bintang.com

Inilah yang Ingin Kusampaikan Sang Mantan Terindah, Sosok yang Kurasa Tak Akan Bisa Kulupakan

Kuch2HoTahu - Berpisah dan melupakanmu adalah dua hal yang tak pernah terbayang dalam hidupku. Hingga datanglah hari ini, aku memikirkan kembali apa yang telah kita lalui beberapa waktu lalu. Ketika kita tertawa bersama, menghabiskan lebih dari 365 hari.
Sungguh berat rasanya untuk menerima kenyataan bahwa aku harus menjalani sisa hariku tanpamu. Hidup dengan keputusan yang sudah kubuat dan tak lagi bisa kutarik kembali. Kehilanganmu benar-benar jalan yang tak pernah kurencakanan sebelumnya.
But, I moved on
Semoga kamu tidak salah paham. Meski aku mengingat semua hal tentang kita, tapi sungguh aku telah move on. Karena kini tak lagi ada air mata ketika aku mengingatmu. Tidak pula ada rasa sesak di dada karena merasa kehilanganmu yang begitu berharga. Perasaanku juga tak lagi kacau jika tiba-tiba kamu muncul di pikiranku. Ini juga bukan berarti bahwa berpisah denganmu memberikan kebahagiaan untukku, tidak. Hanya saja aku telah mampu mengatasi semua rasa sakit karena perpisahan kita.
Sekarang aku tahu apa itu cinta
Setelah perpisahan kita, kini akhirnya aku mengerti apa itu cinta. Cinta adalah tentang kepedulian. Bukan karena aku ingin melakukannya atau karena aku harus melakukannya, namun karena aku tidak punya pilihan lain untuk kuberikan padamu. Terlepas dari bisa tidaknya kita untuk tetap berteman, aku akan tetap peduli padamu.
Selama aku hidup sebagai diriku, cintaku tak akan berubah
Perpisahan kita mengajarkanku untuk menjadi lebih dewasa dan bijaksana. Kamu –meski tak lagi ada di sisiku– adalah sosok yang begitu penting dalam perjalanan hidupku. Dan selama aku hidup sebagai diriku, cintaku padamu tak akan berubah. Tidak, aku tidak akan memintamu untuk membalas perasaan ini. Hanya saja, aku menghargai apa yang telah hubungan kita ajarkan dalam kehidupanku. Aku juga tak akan membandingkanmu dengan pasangan baruku nanti, karena aku yakin aku akan punya pelajaran berharga lainnya dari dia.
Di manapun kamu sekarang, apapun yang kamu lalukan, dan dengan siapapun kamu saat ini, aku berdoa dengan tulus semoga kamu selalu bahagia.

popbela.com

Untuk Kamu yang Sedang Membiasakan Diri Menjalani Hari Tanpa Dia

Kuch2HoTahu - Melepaskan seseorang yang kamu cintai untuk pergi, adalah pengalaman paling menyakitkan dalam hidup. Tapi bertahan dengan hal-hal yang menyakitimu dalam hubungan itu juga bukan hal yang bijak. Memang itu akan sangat sulit dilakukan setelah ketika kamu telah memberikan hampir seluruh waktu dan perasaanmu untuknya, bayangan untuk hidup tanpa dia di masa depan mungkin takkan terpikirkan.
Pikiranmu akan selalu berjalan mundur ke waktu-waktu di mana dia ada dan tanpa sadar menganggap begitulah seharusnya, itulah kebenarannya; dia ada di sisimu dan kalian bersama. Kenyataan bahwa kalian sekarang sudah berpisah adalah sepenuhnya sesuatu yang salah.
Setiap perpisahan memiliki banyak sekali alasan. Mungkin karena dalam perjalanannya, kamu akhirnya menerima kenyataan tujuan hidupmu dengannya berbeda dan tak dapat disatukan. Mungkin sebenarnya, sejak awal kalian sudah tahu tapi diabaikan karena berharap seiring berjalannya waktu kalian akan mampu menyelaraskan perbedaan; namun pada akhirnya perpisahan menjadi satu-satunya jalan penyelesaian.
Kadang, cinta saja tak cukup untuk mempertahankan hubungan. Apapun penyebabnya, keterpurukan sangat mungkin datang sebagai risiko dari perpisahan yang diambil. Tapi, berbaik hati lah terhadap dirimu sendiri.
Apa yang bisa kamu dapatkan dengan melepaskannya?
Kamu mengkin akan merasakan kesepian meski sedang berada di tengah keramaian. Melepaskan orang yang kamu cintai mungkin berarti mengikhlaskan harapan-harapanmu untuk mati. Tapi ketahuilah, itu merupakan sebuah langkah yang berani. Dengan melakukannya, kamu membuktikan pada dirimu bahwa kamu mampu melangkah maju untuk masa depan yang lebih baik. Karena melepaskan dia yang menyakitimu, meski kamu masih sangat mencintainya, berarti membawa dirimu lebih dekat kepada cinta yang benar-benar kamu butuhkan.
Teruntuk kamu yang sedang berjuang untuk membiasakan diri untuk menjalani hari tanpanya, bersabarlah. Kebahagiaanmu akan segera datang.
bintang.com

Cinta Tak Akan Pernah Berkhianat Pada Hati Dan Takdir Tak Pernah Berkhianat Pada Akhir

Kuch2HoTahu - Cinta tidak akan pernah pergi meninggalkan hati seseorang yang dicintainya. Cinta selalu tau hati yang mana yang menjadi ‘rumah’ paling nyaman untuk ditinggali olehnya. Sampai kapanpun cinta tidak akan pernah berkhianat pada hatinyaa dan hati seseorang yang dicintainya.
Sama halnya seperti takdir yang tidak akan pernah mengingkari akhir, yang sudah ditakdirkan berjodoh pasti pada akhirnya akan bersatu. Begitu juga sebaliknya kalau memang tidak berjodoh pasti tidak akan bersatu meski sangat mencintai.
Cinta Tak Akan Pernah Berkhianat Pada Hati, Karena Sebab Itulah Cinta Tidak Akan Pernah Bisa Dipaksakan
Sebab cinta tidak akan pernah mampu mengkhianati hati, maka cintaa tidak dipaksakan untuk mencintai hati yang bukan pemiliknya. Cinta tidak bisa berbohong kalau hatinya sakit bila harus menyukai orang yang tidak dicintainya. Cinta akan menolak untuk tinggal di hati yang bukan ‘rumahnya’ sendiri. Karena sebab itu pula maka selamanya cinta tidak akan pernah mampu membohongi hati, kalau memang ada cinta dan tidak ada cinta.
Sebab Tidak Bisa Berkhianat Itu Pula, Kalau Sudah Cinta Pasti Akan Menjaga Perasaan Pasangannya
Karena tidak akan pernah bisa berkhianat kalau memang sudah cinta pasti akan berusaha menjaga hati orang yang dicintainya. Akan berusaha untuk tidak menyakiti perasaan pasangannya, tidak akan mencoba membagi cintanya dengan orang lain. Karena cinta mengerti bagaimana sakitnya hati ketika dikhianati.
Bila Memang Sudah Berjodoh Kalian Pasti Akan Dipersatukan Dalam Mahligai Pernikahan
Apapun yang telah Tuhan takdirkan untukmu, selamanya akan tetap jadi milikmu. Takan pernah ada sesuatu apapun yang dapat menghalanginya. Karena begitulah takdir yang sesungguhnya, yang ditentukan untukmu pasti akan menjadi milikmu seutuhnya, sejauh apapun dia pergi ataupun menghilang pada akhirnya akan kembali dipersatukan denganmu.
Mau Sekuat Apapun Kamu Mengontrol Hubunganmu Dengan Dia Kalau Memang Tidak Berjodoh Pasti Tak Akan Bersatu
Begitu juga sebaliknya kalau memang tidak ada ikatan takdir yang menyatukan pasti tak akan pernah bisa bersatu. Tak peduli sekuat apapun kamu menjaga hubungan dengannya tetap saja pada akhirnya akan berpisah, dan kadang yang memisahkan kalian itu adalah hal-hal sederhana yang memang sudah biasa kamu hindari.
Cinta Tak Akan Pernah Berkhianat Pada Hati Dan Takdir Tak Pernah Berkhianat Pada Akhir
Cinta dan takdir itu sama, tujuannya adalah satu akan selalu menemukan jalan untuk kembali kepemiliknya. Semisalkalau memang jodoh pasti akan bersatu, dipersatukan, yang tidak cinta akan menjadi cinta pada seseorang yang memang sudah menjadi jodohnya.
Yakinlah jika kamu saat ini tidak mecintai seseorang yang menikahimu seperti kamu mencintai mantanmu, kelak cintamu hatimu akan berubah dan mampu mengubah cintamu pula.
duapah.com

Saat Sudah Cinta Sama Dia, Sulit untuk Cuma Berteman Dengannya

Kuch2HoTahu - Pernahkah kamu sungguh sangat mencintai seseorang, sudah memberikan hatimu padanya, tetapi dia tak punya perasaan lebih padamu. Cinta yang bertepuk sebelah tangan. Cinta yang tak mendapat sambutan. Pedih ya pastinya.
Saat sudah mencintai seseorang, rasanya sulit untuk cuma berteman dengannya. Mempertahankan sebuah ikatan pertemanan pun rasanya bukan hal yang mudah. Kita ingin berharap lebih tapi yang kita terima nyatanya tak sesuai dengan yang kita harapkan. Bersikap selayaknya teman biasa pun tak mudah.
Di Depan Orang yang Kita Suka, Kita Bisa Salah Tingkah Sendiri
Kalau sudah dirundung virus merah jambu, biasanya kita akan mudah salah tingkah di depan orang yang kita suka. Kita ingin terlihat sempurna dan menarik. Sehingga mau bersikap biasa saja di depan orang yang kita suka jelas akan sangat sulit. Hubungan pun jadi terasa sangat canggung.
Harapan Tak Sesuai Kenyataan, Itu Jelas Sangat Menyakitkan Hati
Harapannya dia memiliki rasa yang sama denganmu. Inginnya dia juga membalas cintamu. Tapi kenyataannya berbeda. Dia cuma menganggapmu sebagai teman biasa. Hal ini jelas sangat menyakitkan hati. Hati terasa sangat pedih pastinya. 

“Because what’s worse than knowing you want something, besides knowing you can never have it?”
― James Patterson, The Angel Experiment 
Jadi Gampang Cemburuan untuk Hal-Hal yang Tak Masuk Akal
Kamu sama dia memang nggak punya hubungan istimewa. Selain memang hanya berteman saja. Tapi kamu jadi makin sulit mengendalikan rasa cemburumu. Gampang sekali kamu cemburu untuk hal-hal yang sebenarnya tak masuk akal. Dia lagi ngobrol biasa sama teman perempuannya, kamu sudah cemburu. Melihat fotonya dekat dengan cewek lain juga sudah bikin api cemburu membakar tubuhmu.
Cintamu Berubah Jadi Obsesi
Saat tahu dia tak punya rasa yang sama padamu, biasanya kamu akan merasakan luka. Tapi tak hanya itu saja. Cinta itu bisa berubah jadi obsesi. Karena tahu saat ini kamu belum bisa memilikinya, kamu jadi punya obsesi sendiri untuk suatu saat nanti bisa mendapatkan hatinya. Bahkan kamu melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkannya. Jadi kalau cuma berteman saja dengannya jelas bukan hal yang mudah.
“If you don't receive love from the ones who are meant to love you, you will never stop looking for it.”
― Robert Goolrick, The End of the World as We Know It: Scenes from a Life 
Kita Pun Harus Menerima Kenyataan yang Ada
Meski sulit untuk menjaga sebuah ikatan pertemanan pada orang yang kita suka, kita tetap perlu menerima kenyataan. Kenyataan bahwa cinta tak bisa dipaksakan. Hati pun tak bisa memilih. Setiap orang juga berhak memberikan hatinya pada siapa. Dan mungkin saat ini yang perlu kamu lakukan adalah belajar untuk ikhlas dalam mencintai. 
Cuma berteman dengan orang yang kita suka memang sulit. Terlebih karena kita memang berharap hubungan kita dengannya lebih dari sebatas teman. Meski begitu, kita tetap bisa berusaha dan belajar menata hati.
vemale.com

Sesakit Apapun Hati Perempuan, Pasti Jawabnya: Aku Gak Papa Kok

Kuch2HoTahu - perempuan dikenal sebagai sosok yang lemah yang selalu butuh dilindungi oleh kaum adam. Namu kadang perempuan itu menjadi tampak sangat ajaib, karena ia akan selalu bisa mengatakan dirinya tidak apa-apa sekalipun sedang merasa sakit hati.
Mereka mampu menutupi rasa sakit hatinya dengan mengatakan tidak apa-apa sambil tersenyum manis. Tidak peduli sebesar apapun rasa sakit hatinya dan kadang sampai tidak ada yang mengetahui kalau ia sedang merasakan sakit hati.
Karena Wanita Selalu Tidak Ingin Membuat Orang-Orang Di Sekitarnya Ikut Menderita Dan Terbebani
Tak ingin membuat orang-orang di sekitarnya ikut merasakan rasa sakit yang sedang dirasakan, merekapun memutuskan untuk memilih diam lalu mengatakan kalau dirinya tidak apa-apa. Mereka merasa lebih nyaman tidak menceritakan masalah yang tengah di hadapinya karena mereka tahu kalau kekecewaan yang dirasakannya bisa membuat orang lain ikut merasa sedih dan kepikiran.
Mereka Lebih Mengedepankan Perasaan Ketimbang Logika Untuk Mengatasi Masalah Yang Sedang di Hadapinya
Saat sedang menghadapi sebuah masalah, entah dalam urusan sosial terutama dalam soal urusan asmara cewek itu kadang lebih mengedepankan perasaannya dari pada logika mereka. Selama diam masih bisa meredam masalahnya, mereka lebih memilih untuk diam dari pada menjelaskan atau menceritakan kejadian yang sesungguhnya.
Kalau Mereka Diam Dan Bilang Tidak Apa-Apa Itu Tandanya Tingkatan Patah Hatinya Sudah Dibatas Normal
Semakin tinggi alias semakin sakit rasa sakit hati yang dirasakannya maka mereka akan semakin diam dan tertutup pada apa yang dirasakannya. Mereka biasanya lebih memilih mengatakan tidak apa-apa. Saat merasa sudah tidak kaut lagi menutupinya maka mereka akan memutusakan untuk menangis.
Kadang Mereka Hanya Tidak Ingin Ada Yang Kecewa, Sehingga Memutuskan Untuk Mengatakan Tidak Apa-apa
Karena tidak ingin ada pihak ketiga kecewa atau karena ingin menghargai perasaan pasangannya, cewek sampai rela mengatakan dirinya tidak apa-apa. Sebut saja mereka sedang berkorban demi membahagiakan pasangannya. Mereka rela menceritakan semua yag baik-baik tentang pacarnya pada teman, keluarga dan yang lainnya hanya demi agar pacarnya dikenal sebagai orang yang baik. Sehingga dengan begitu mereka merasa teman dan orang-orang terdekatnya tidak kecewa karena tahu pasangannya telah menyakiti dirinya.
Saat Kamu Sudah Mencoba Bertanya Tentang Keadaannya, Namun Ia Tetap Menjawab Yang Sama, Itu Tandanya Mereka Percaya Bisa Mengatasinya Sendiri
Bila perempuan masih bisa mengatakan dirinya tidak apa-apa sekalipun kamu menanyakannya, kadang mereka hanya ingin menunjukkan bawa mereka bukanlah orang yang lemah, mereka yakin bisa mengatasi masalahnya sendiri. Tidak peduli seberapa besar dan seperti apa permasalahn yang membuatnya merasa sakit hati, namun mereka meyakini bisa mengatasi yang paling menyakitkan bagi diri mereka sendiri. Percayalah saat mereka tidak kuat mengatasi rasa sakit hatinya mereka akan menceritakannya padamu atau pada orang terdekatnya.
Dan Karena Beberapa Alasan Lainnya Mereka Menyebutkan Bahwa Wanita Itu Penuh Dengan Kode-Kodean Hanya Karena Mengatakan Tidak Apa-Apa
Entah mengapa kebanyakan para lelaki menyebut bahwa kata tidak apa-apa yang biasa diucap oleh seorang perempuan itu sebenarnya kode. Tidak tahu kode apa, yang jelas mereka menyebutnya kode karena mereka tidak bisa memahami apa yang ada dalam pikiran seorang perempuan. Memang tidak dipunkiri bawa ada beberapa dari perempuan yang mengatakan tidak apa-apa itu hanya sebagai bentuk kiasan saja. Namun tidak semua yang mengatakan tidak apa-apa itu adalah kode-kodean. Dan semoga kamu bisa membendakan mana yang hanya kode-kodeaan dan mana yang memang bermaksud ingin memberitahukan bahwa kami tidak apa-apa.
duapah.com