Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 Oktober 2016

Karena yang Menemanimu dari Nol adalah yang Patut Diperjuangkan

Senja sore pun berlalu, berganti dengan gelapnya malam yang indah, suasana lirihan angin yang sedang menari, dan kicauan jangkrik yang menemaniku malam hari ini.



Hai kau yang disana, tak usah mencemaskanku berlebihan disini, tenanglah.. aku adalah gadis yang sudah terbiasa berteman sepi yang akan tetap selalu menunggu kehadiranmu ini.
Mencintaimu adalah salah satu tanggung jawab bagiku. Dengan umur yang dewasa ini aku tidak bisa menganggap cinta hanya soal romansa saja, namun pada hal yang membuat kita bisa membiakkan mimpi nantinya.

Menganggapmu remeh, memang! Namun itu dulu, seiring berjalannya waktu, engkau yang paling patut dipertahankan.
Aku menyesal, yah aku menyesal atas perlakuanku padamu dulu, yang selalu membuatmu kecewa, yang membuatmu merasa terbebani. Aku tidak tahu, entah apa yang membuatku seperti itu, aku adalah anak kelas 1 SMA yang masih tidak tau apa-apa. Apalagi soal cinta.
Pacaran pun belum pernah. Namun aku sadar, di balik perlakuanmu yang tak kunjung-kunjung menyerah terhadap sifatku, yang suka marah, dan nangis seenaknya. Tapi kau tetap bertahan mempertahankanku. Kau tetap merayuku, membujukku seperti anak kecil, mengalah, padahal aku sudah tahu bahwa itu semua adalah salahku.


“Kenapa?”
“Kenapa kau seperti itu padaku?”
 
 
Cinta ini mungkin membuat dirimu seperti orang yang akan tetap selalu menerima cobaan, meskipun kamu tau bagaimana resikonya. Melihat perjuanganmu membuatku luluh, membuatku mengerti dan menyadari bahwa saat kita ditimpa masalah dan bisa menyikapinya dengan baik justru saat itu pula kita menjadi dewasa.

Saat aku berusaha untuk mencoba menghindar darimu, justru kau malah selalu ada buatku. Saat itu pula ku tahu akan ketulusan cintamu, maafkan aku yang membuatmu sakit atas perlakuanku.


"Namun orang seperi inilah yang patut diperjuangkan dan dipertahankan hingga kapanpun."
 
Aku tidak gombal. Ini memang serius, aku menyesal atas tingkah lakuku dulu kepadamu. Maafkan aku.

Berubahnya dirimu dengan drastis, salah satunya hanya karena aku sebagai alasan yang menjadi penyemangat dalam hidupmu.
 
Berubah di sini bukan berarti berubah atas sesuai keinginan pasangan, aku juga tidak berlebihan menuntutmu apa-apa. Hanya karena semangatmu yang berkobar dalam mencapai impian dan untuk memenangkan hati kedua orangtuaku serta meyakinkannya.
 
Itulah dirimu yang membuatku merasa semakin kagum padamu. Sedikit demi sedikit kau bisa menunjukkan padanya. Asal kamu tahu, semakin lama aku semakin menyayangimu, yang saat kau mengatakan bahwa aku adalah salah satu penyemangat dan inspirasi dalam hidupmu. Hatiku seperti menari-nari waktu itu. Rasanya aku ingin berteriak dan mengatakan:

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa’’
“Apakah ini benar?”
 
Terserah kamu menganggap aku alay atau bagaimana, tapi aku bangga senggaknya aku bisa berguna padamu. Kau jarang sekali menujukkan sikap romantismu dengan perkataan. Tapi kau langsung menunjukkan dengan perbuatan-perbuatanmu.

Semakin hari kau semakin buatku jatuh cinta. Kau adalah cinta pertamaku. Yang entah apa alasannya tapi yang pasti kau sudah hebat bisa memenangkan hati kedua orangtuaku.

Aku adalah gadis yang sedang jungkir balik berjuang memantaskan diri untukmu.
 
 
Saat ini kau sedang sibuk memperjuangkan apa yang menjadi tujuan dari impian-impianmu itu. Akan ada hal di mana aku harus bisa menerima risiko atas tindakanmu itu, bahkan kita sudah tidak saling bisa bertemu dan bertelepon atau sms sesering dulu.

Tapi tak perlu kau mencemaskanku sayang, aku gadis yang sudah terbiasa berteman sepi, yang mungkin pada kenyataanya aku juga ingin bertemuu denganmu. Aku harus bisa menyingkirkan egoku. Keinginan itu harus kulerai dulu. Bukan berarti aku hanya setia menunggumu, namun aku juga berjuang disini untuk cinta yang berkualitas nanti.


Mencemaskanmu memang salah satu hal yang selalu aku rasakan. Namun aku yakin padamu, bahwa kecemasan itu tidak akan terbuang sia-sia. Kesibukanmu yang membuat kita tidak sering bertemu memberikan waktu luang yang banyak untukku untuk belajar.

Yah, belajar bagaimana aku bisa memenangkan hati kedua orang tuamu. Yah kita berganti, saat kau bisa.. mengapa aku tidak bisa? Karena dalam menjalin hubungan bukan hanya kita saja yang menjalankan, namun dukungan orang lain juga perlu. Aku tahu sayang, ini masih butuh proses panjang. Tapi percayalah padaku, aku berusaha menjadi calon istri yang bisa diterima keluargamu nanti.


Sampai tiba saatnya nanti, kita di persatukan dan menjalankan kehidupan baru menjadi tidak canggung lagi. 
 
 
Setelah penantian panjang kita lalui, impian harapan masa depan kita rencanakan sedari dulu. Sampai itu semua sudah terpenuhi, disitulah aku sudah tidak canggung lagi kepadamu sayaang, saat aku sudah sering terbiasa melihat mukamu saat bangun tidur dengan rambut yang berantakan.


Saat itulah kebahagian yang kita nanti-nantikan, aku tau dalam menjalankan hubungan ini tidak melulu kita bahagia. Bertengkar, berbeda pendapat sudah menjadi hal yang tabu bagi kita. Saat kita bak besi yang sudah bisa melebur jadi satu disitulah kita bisa menjalankan ritme hidup ini bersama. Bahkan tujuanku dari dulu adalah aku bisa membahagiakanmu duhai calon suamiku.


Ketika aku sudah memutuskan untuk bersanding denganmu, di situ kamu harus percaya bahwa aku memilihmu karena aku nyaman denganmu. Semoga Kau Kan Tetap Menjadi Cinta Pertama dan Terakhirku.

Semoga kau bisa memahami apa yang aku tuliskan untukmu ini. “My First Love”.
idntimes.com
 

Kalau Cari Pacar Gak Usah Yang Cakep-Cakep, Kalau Udah Jadi Mantan Entar Juga Bakalan Dijelek-Jelekin

Anak muda zaman sekarang kalau mau pacaran gak mau kalau sama yang tampangnya pas-pasan, pokoknya jadi pemilih banget, pengennya pacaran sama yang memiliki paras cantik kalau perluk bak artis.



Yang cowok pengennya pacaran sama cewek cantik putih mulus dan seksi (kayak lirik lagu ya?? ), sementara yang cewek pengennya sama yang ganteng, tinggi, tubuhnya atletis kalau bisa sekalian yang kaya. Dapat yang kayak gitu bahagianya banget pokonya, asik buat dipamerin sana-sini dan udah siap ngerencanain masa depan bersama.



Coba giliran gak jadi nikah karena putus sebab seribu alasan, pasti bakalan langsung dijelek-jelekin. Apalagi kalau putusnya itu karena salash satu pihak memang ada yang berengsek. Pasti deh langsung menjadi-jadi ngata-ngatainnya, serta ngejelek-jelekinnya sama temen-temannya yang lain.

Pas Jadian Dipuja-Puja Sebaik-Baiknya Pujian, Pas Putus Dijelek-Jelekin Sejelek-Jeleknya
www-dramabeans-com

Mau sesempurna apapun bentuk fisiknya dan sesempurna apapun kepribadiannya kalau diputusinya karena sepihak tetep aja jelek semuanya.Yang dulunya dipuja-puja dan disanjung-sanjung pasti bakalan dijelek-jelekin pada akhirnya kalau hubungannya putus.


Ada Dua Alasan Mengapa Kalau Udah Jadi Mantan Bakalan Dijelek-Jelekin. Kalau Bukan Karena Sakit Hati Pasti Karena Menyesal
 
Sebenarnya bisa ditebak mengapa ketika putus mantannya dijelek-jelekin. Kalau bukan karena menyesal karena diputusin setelah ketahuan berengseknya pasti karena alasan sakit hati karena sudah dipermainkan.

Kalau Cowok Sih Gak Terlalu Parah Tapi Kalau Cewek Parah Banget. Tapi Sama-Sama Ampuh Bikin Simantan Jelek Dihadapan Banyak Orang

Cowok itu enggak kayak cewek, maksudnya gak banyak omong, kalau cewek akui deh kalau memang banyak omongnya (Maaf ya Cewek ) . Cuma bicara ampuh bikin simantan jelek dihadapan banyak orang itu sama mau cowok atau pun cewek, mau banyak bicara ataupun sedikit bicara.

Kan Percuma Aja Nyari Pacar Yang Cakep Kalau Pada Akhirnya Dijelek-Jelekin, Semua Balik Pada Dirimu Sendiri

Semua akan percuma pada waktunya dan akan kembali pada dirimu sendiri kalau kamu pacaran sama seseorang lalu ketika menjadi mantan kamu jelek-jelekin semau-maunya kamu. Kamu bisa saja dianggap jelek atau sama buruknya sama seperti mantanmu. Hanya saja karena sudah bosan makanya kalian berpisah.

Sudah Biasa Kalau Putus Bakalan Dijelek-Jelekin, Jadinya Antara Yang Dijelek-Jelekin Sama Yang Jelek-Jelekin Sama Saja

Sudah biasa dalam pacaran ketika putus bakalan dijelek-jelekin pada waktunya. Pada akhirnya semua orang dengan sendirinya bakalan menganggap antara yang jelek-jelekin sama yang dijelek-jelekin sama saja. Siapa yang memang benar-benar buruk dan siapa yang tidak orang bakalan tidak akan peduli.
duapah.com
 

Materi Bisa Dicari, Fisik Bisa Kesalon Tapi Hati Yang Tulus Susah Di Dapatkan

tertarik pada kesempurnaan fisik tapi jangan sampai kamu terbuai akan keindahan dan kesempurnaannya saja. Jika ingain mencari pasangan yang memiliki fisik yang sempurna cari juga yang memiliki ketulusan. 


Karena yang fisiknya sempurna sudah pasti akan menggoda mata, tapi jangan sampai kamu terlena lalu lupa bahwa kamu butuh seseorang yang tulus mencintaimu bukan mulus memelaratkan dirimu.



Jangan Gampang Tergoda Sama Yang Berdompet Tebal, Karena Dia Yang Gak Punya Apa-Apa Sekarang Bisa Jadi Lebih Kaya
 
 
Buat kamu yang lagi cari pasangan jangan gampang dengan seseorang yang berdompet tebal. Karena yang kaya bisa miskin, sementara yang miskin atau tidak punya apa-apa bisa kaya juga dan yang pasti tidak akan menjadi lebih miskin.

Jangan Meremehkan Dia Yang Gak Punya Apa-Apa Tapi Naksir Sama Kamu. Kamu Tidak Tau Dia Yang Kamu Remehkan Sekarng Bisa Saja Akan Kamu Kagum-Kagumi Kelak

Haya karena dia tidak memiliki apa-apa lalu kamu tolak begitu saja tanpa mempertimbangkan ketulusannya. Ingatlah dia yang sekarang tidak memiliki apa-apa tapi berani menyatakan perasaan sama kamu bisa saja menjadi orang yang sangat luar biasa setelah kamu tolak.


Kelak jangan menyesal bila melihat orang yang kamu tolak karena tidak punya apa-apa ternyata lebih sukses dari orang yang kamu sukai dan bahkan dari dirimu sendiri.

Cari Pasangan Jangan Cari Yang Mulus Aja Karena Fisik Bisa Mulus Kapan Saja Kalau Dibawa Kesalon Sama Kedokter
 
Dan juga jangan terpaku pada type pasangan yang fisiknya tampak mulus, karena mereka yang mulus pasti sudah sering kesalon dan perawatan, biayanya tidak murah. Mereka yang tulus tapi tidak mulu bisa dibikin mulus kalau perawatan. Carilah yang tulus mencintaimu lalu ubahlah menjadi mulus seperti maumu seolama itu tidak menyakiti dia.


Carilah Yang Tulus Mencintaimu Karena Kamu Butuh Yang Tulus Mencintaimu Bukan Yang Bersamamu Karena Ingin Fulus
 
 
Kamu butuh pendaping hidup yang tulus mencintaimu apa adanya, yang akan mau menerima kamu apa danya dalam keadaan apapun dan berjuang bersama-sama. Kamu tidak butuh pasangan yang bersamamu karena ingin fulusmu. Karena saat fulusmu habis dia akan meloloskan diri darimu.

Jangan Menukar Yang Tulus Sama Yang Mulus, Karena Mulus Bisa Berubah Tapi Tulus Tak Akan Merubah
 
 
Kalau sudah ada yang tulus mencintaiu jangan menyia-nyiakannya, jangan menukar yang tulus dengan yang mulus. Karena yang tulus akan membiarkan dirimu menjadi dirimu dan melakukan hal-hal menyenagkan seperti keinginanmu, sementara yang mulus akan sibuk memintamu untuk setara dengan kemulusannya agar kamu tidak dikira sebagai pembantunya.

Yang Mulus Bisa Dengan Gampangnya Kamu Temukan Dimana Saja Tapi Yang Tulus Sulit Untuk Kamu Temukan
 
 
Kamu bisa menemuakan yang mulus diamana saja, melihatnya disegala tempat karena yang mulus pasti suka pamer kalau gak pamer gak kelihatan kalau mulus dunk, bercanda kok.
 
Tapi tidak dengan mereka yang punya hati tulus mencintaimu, mereka yang tulus mencintaimu tidak mudah untuk kamu temukan seperti kamu dengan mudahnya menemukan yang mulus.

Meski Begitu Ada Yang Mulus Tapi Punya Hati Tulus, Karena Tulus Dan Mulus Bisa Menjadi Miliknya Siapa Saja
 
 
Tulus itu bukan miliknya yang tidak mulus saja, tulus itu bisa menjadi miliknya siapa saja. Tulus sama mulus itu beda tipis kamu harus panda-pandai sendiri membedakan mana yang tulus mencintaimu mana yang modus mendekati dirimu.
duapah.com
 

Seburuk Apapun Tingkah Lelaki, Mereka Tidak Akan Pernah Rela Wanitanya Jadi Bahan Tontonan Laki-Laki Lain

Semua laki-laki itu sama kalau soal urusan wanita yang dicintainya, yakni tidak ingin wanita yang dicintainya menjadi bahan tontonan orang lain. Mereka tidak akan mengatur atau membatasi pakaian apa yang harus ditutupinya namun yang pasti mereka tidak ingin wanitanya menjadi bahan tontonan laki-laaki yang lain. 


Tidak peduli kelakuannya yang sesungguhnya diluar sana baik atau buruk, mereka sama-sama menginginkan yang terbaik untuk wanita yang dicintaainya.




Laki-Laki Mungkin Bakalan Suka Melihat Wanita Lain Berpakaian Seksi Tapi Dia Tidak Akan Suka Wanitanya Dilihat Laki-Laki Lain
 
 
Pacarmu mungkin bakalan suka melihat wanita berpakaian seksi, namun dia bakalan sangat tidak suka kamu berpakaian seksi. Karena dia tau kalau kamu berpakaian seksi di tempat umum, kamu bakalan menjadi bahan tontonan laki-laki yang lain, yang bakalan mengundang mereka untuk memberikan komentar aneh-aneh sama kamu *Ngerti maksudnya kan?? 😀

Kalau Dia Melarangmu Menggunakan Pakaian Terbuka Itu Bukan Berarti Dia Tidak Suka Hanya Saja Dia Lebih Suka Melihatnya Sendirian
 
Jangan berburuk sangka atau berpir aneh-aneh dulu ketika dia melarangmu berpakaian yang terbua. Dia bukannya tidak suka melihat kamu yang seperti itu namun dia tidak ingin melihat kamu dalam keadaan seperti itu di depan umum, kalau lagi berduan pastilah seneg banget lihatnya. 😀

Bukannya Mau Mengatur Cara Berpakaianmu Namun Dia Tau Apa Yang Akan Dipikirkan Laki-Laki Lain Tentangmu
 
 
Bukannya dia ingin mengatur-ngatur cara berpakaianmu hanya saja dia tau apa yang akan orang lain pikirkan ketika melihat dirimu saat berpakaian yang terbuka. Pacarmu mungkin tidak akan menjelaskan secara mendetail alasan mereka melarangnya karena mereka tau kalau itu terlalu tidak enak untuk dibicarakan secara terbuka. Jadi ikutin saja apa yang dimauinya dia tidak sedang mengatur-ngatur kamu.

Melarangmu Berpakaian Seksi Di Tempat Adalah Caranya Paling Sederhana Yang Bisa Dilakukannya Untuk Melindungimu
 
 
Melarangmu berpakaian seksi di tempat umum bisa jadi merupakan salah satu bentuk perhatiannya padamu dan salah satu caranya untuk melindungimu dari kejahatan yang tidak terduga. Termasuk kejahatan dia sendiri untuk tergoda akan keseksianmu. Kamu kan gak pernah tau kalau seseorang itu bakalan bisa berubah begitu melihat sesuatu yang menggoga.

Gak Perlu Pacaran Sama Pria Baik, Pria Yang Buruk Tingkah Lakunya Juga Bakalan Melakukan Hal Yang Sama
 
 
Gak cuma yang pacaran sama pria yang baik kelakuannya saja, pacaran sama pria yang buruk tingkah lakunya sekalipun kamu juga bakalan diminta untuk menggunakan pakaian yang lebih sopan ketika akan jalan bersama. Karena pria yang buruk sekalipun gak bakan suka kalau wanitanya jadi bahan leluconan orang banyak.
duapah.com
 

Yang Tampan Memang Menawan Tapi yang Setia Itu Idaman

Mungkin banyak pria yang mendekatimu. Banyak yang ingin mengajakmu ke pelaminan. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Bahkan yang berparas tampan pun ada. Tapi mencari yang setia itu butuh pertimbangan sendiri. 


Yang tampan memang menawan tapi yang setia itu idaman dan membawa ketenangan. Lalu, kamu bertanya-tanya memangnya pria yang setia itu yang seperti apa? Ciri-ciri pria yang setia itu bisa beragam. Tergantung dari kepribadian dan karakternya masing-masing. Tapi secara umum pria yang setia itu akan memiliki ciri-ciri ini, Ladies.



 
Tak Pernah Mengingkari Janji yang Dibuatnya Sendiri
 
 
Setiap kali ia membuat janji pasti selalu ditepati. Tak pernah sembarangan ia membuat janji. Kalaupun ia tak bisa menepati janji karena hal penting atau sesuatu yang mendesak, ia akan menjelaskannya langsung. Dan ia akan berusaha untuk mengganti janji itu dengan yang lain.
 
Selalu Menjaga Pandangannya
 
 
Coba deh perhatikan sikapnya saat sedang berjalan denganmu di tempat umum. Apakah ia suka melirik wanita lain? Atau malah terang-terangan menggoda wanita lain? Pria yang setia akan selalu menjaga pandangannya. Ia tak akan sembrono melirik wanita lain atau menggoda yang lain.


Dia Selalu Berusaha Ada Saat Kamu Membutuhkannya
 
 
Setiap kali kamu membutuhkannya, ia akan selalu ada untukmu. Ia selalu punya waktu untukmu. Tak pernah sekalipun ia membuat alasan atau mengecewakanmu. Dia selalu berusaha untuk jadi orang pertama yang kamu ajak bicara saat kamu sedang ada masalah.

Emosi dan Ego Selalu Ia Jaga dalam Kondisi Apapun
 
Setiap pria punya ego. Pun, ia juga pastinya memiliki emosi. Hanya saja kemampuannya menjaga emosi dan ego itulah jadi tolak ukurmu untuk menilai kesetiaannya. Pria yang setia akan selalu menjaga hati wanita yang dicintainya. Jadi, ia tak gampang marah atau meledak-ledak saat ada masalah.


Menghormati dan Menyayangi Keluarga
 
Kebaikan hati seorang pria bisa dilihat dari caranya menghormati dan menyayangi keluarganya. Coba perhatikan caranya memperlakukan ibu dan orang-orang terdekatnya. Kalau ia bisa menempatkan diri dengan baik di tengah keluarga, maka ia memang punya potensi memiliki hati yang setia.

What do you think about it, Ladies?Menurutmu pria yang setia itu yang seperti apa?

Saat memilih pasangan hidup, kita juga perlu mengenali sifat dan kepribadiannya. Karena pria berkepribadian baik adalah idaman yang bisa memberi kita kebahagiaan juga kenyamanan.

vemale.com
 

Aku Hanya Ingin Kepastian, Adakah Namaku Dalam Rencana Masa Depanmu

Jangan pernah mengatakan kata cinta, jika kau sendiri tidak bisa untuk setia. jangan pernah memberi perhatian lebih, karena hati wanita sangat mudah untuk jatuh cinta. dan jika hati wanita suda terlanjur jatuh dalam cinta, apa yang bisa dilakukan selain setia.



Aku hanya ingin kepastian darimu, jika tidak bermaksud untuk menghalalkan lebih baik kau ikhlaskan. Jangan sampai aku terlanjur setia dan menunggu orang yang salah. Karena setia kepada seseorang yang tidak mengharapkan kita untuk hidup bersama itu sungguh sangat sakit.




Adakah namaku dalam rencana masa depanmu dan setiap doa-doa yang kau panjatkan. Apa yang sudah kau persiapkan untuk bisa datang kerumahku dan memintaku pada kedua orang tuaku. Aku memang tidak meminta lebih darimu, hanya tanggung jawab dan keseriusan yang aku harap ada padamu.
 
Jangan pernah main-main dengan hati, karna jika sudah terlanjur terluka maka ia akan sulit untuk sembuh kembali. Karena rasa itu tidak pernah tumbuh dengan sendirinya, ia tubuh bersama kepercayaan dan kesungguhan. Dan sangat mudah sekali layu oleh kekecewaan dan penghianatan. Semoga itu tidak ada padamu, dan kesungguhanmu yang sekarang sedang aku tunggu.

Jika sekarang kau masih belum yakin, coba periksa kembali di dalam hatimu. Apakah namaku terukir jelas di sana atau ada seseorang yang sedang kau harapkan. Dan aku hanya jadi tempat pelarian dari semu rindu dan kegundahan hatimu. Bersikapkah sebagai seorang pria yang memiliki ketegasan dan keyakinan dalam memilih. Agar aku tidak berharap lebih padamu.

Berikan aku kepastian dari sikapmu, beri aku jawaban dari semua tanya yang aku tujukan padamu. Jika benar kau mencintaiku, seharnya kau tau apa yang seharusnya kau lakukan. Karena wanita hanya butuh kepastian.

jomlo.com
 

Sekuat Apapun Godaan untuk Mendua, Ingatlah Selingkuh Itu Luka

Menjalin sebuah hubungan kadang ada saja godaannya. Terlebih ketika cinta yang dibangun makin pudar dan goyah, godaan untuk mendua atau pindah ke lain hati bisa sangat kuat. Apalagi jika pada saat yang bersamaan kamu sudah menemukan orang lain yang bisa memberi kenyamanan lebih, sungguh godaan untuk selingkuh itu makin kuat. 


Agar tak tergoda untuk selingkuh, ada sejumlah hal penting yang perlu kamu pahami. Bagaimana pun, selingkuh itu hanya akan meninggalkan luka. Dan bekas luka itu kadang selamanya tak akan pernah sembuh.



Saat Kamu Selingkuh, Akan Ada Banyak Orang yang Tersakiti
 
 
Tak hanya hati orang yang kamu selingkuhi saja yang terluka. Orang-orang di sekitarnya yang tadinya sudah memberi restu hubunganmu juga akan merasa terkhianati. Kamu akan merusak rasa percaya yang sudah diberikan oleh mereka. Kenyamanan dan kedamaian yang sudah dibangun dari awal pun akan runtuh detik itu juga.


Dia yang Jadi Selingkuhanmu Juga Punya Hati
 
 
Tegakah kamu membuat dia yang jadi selingkuhanmu hancur hidupnya gara-gara dirimu? Tak hanya pihak yang diselingkuhi yang akan terluka. Ia yang jadi selingkuhanmu bisa jadi bahan gunjingan dan rusak nama baiknya. Jangan sampai hanya karena ingin melampiaskan kekecewaan pada pasanganmu yang sekarang, kamu menjadikan orang lain sebagai sandaran lalu mengkambing hitamkannya.


Luka yang Ditimbulkan karena Perselingkuhan Susah untuk Disembuhkan
 
Ada perasaan terkhianati, terluka, dan tersisihkan dalam sebuah perselingkuhan. Lukanya pun akan sangat susah untuk disembuhkan. Sekalipun luka itu akan mengering, tetap saja bekasnya akan meninggalkan rasa pedih di hati. Jadi coba pikirkan dampak jangka panjangnya ketika godaan untuk selingkuh itu datang.

Rasa Penyesalan Bisa Menghantuimu Seumur Hidupmu
 
Rasa bersalah dan menyesal karena perselingkuhan yang kamu lakukan bisa terus menghantuimu seumur hidupmu. Sekalipun nantinya dia sudah memaafkanmu, tapi akan ada rasa bersalah yang masih akan menggelayuti hidupmu. Kamu jadi susah untuk memaafkan dirimu sendiri sehingga hidupmu jadi kurang tenang. Tak mau kan nantinya kamu menghabiskan sisa hidupmu dalam penyesalan karena sebuah keteledoran dalam hubungan?

Perselingkuhan hanya akan meninggalkan luka, apapun alasannya. Semoga hubungan yang kamu jalin saat ini bisa terus kamu jaga, ya Ladies. Kalau ada masalah atau badai menghadang, semoga selalu ada jalan terbuka untuk melewatinya.
Vemale.com

Cobalah Jadi Aku, Dan Ketahuilah Ada Rasa Yang Sama Seperti Beratnya Menunggu

Untukmu yang masih menunggu dengan penuh kesabaran, semoga Allah memberikan yang terbaik atas segala pengorbananmu. Usahamu untuk terus memantaskan diri, menjaga hijab, dan memperkokoh keimanan membuatku semakin yakin kamu adalah takdirku. Walau sejujurnya, mungkin diri ini masih belum pantas untuk menjadi imammu. Tapi aku terus berusaha untuk itu, untukmu, untuk kita. 


Aku memahami setiap air mata yang akau teteskan, entah kenapa begitu amat pedih yang aku rasakan. Sampai saat ini menjadi seorang pria yang penuh dengan kegagalan, mungkin tidak layak untuk diperjuangkan seperti ini. Aku yang masih berusaha bangkit dari titik nol, berusaha tidak menghiraukan apa kata orang. Karena hanya diriku yang tau apa yang harus dituju, berserta seriko yang harus dihadapi.



Kuliahku terbengkalai dan bisnisku hampir hancur, adalah salah satu harga yang harus aku bayar untuk itu. Dengan keadaanku seperti ini, apakah kau masih bersedia untuk menungguku. Menunggu pria yang entah akan seperti apa hidupnya. Tapi yang pasti, tugasku adalah memastikanmu hidup bahagia. Tidak akan ada lagi air mata yang menetes dengan senyum simpul yang selalu mengembang.


Kita yang disibukan dengan kegiatan masing-masing, bersyukurlah karena Allah masih menjaga diri dan hati kita. Walau sejujurnya, rindu ini tidak bisa aku tahan karena ingin bertemu dengan pemiliknya. Tapi apa daya, aku yang hanya bisa menyebutmu dalam doa. Semoga bisa secepatnya datang kerumahmu untuk bertemu dengan ayah dan ibumu.


Kau tidak harus tau bagaimana beratnya  memperjuangkanmu, yang kau harus tau adalah aku disini mencitaimu. Walau bibir ini tidak pernah bicara begitu, tapi aku yakin hatimu tau apa yang sedang aku rasakan. Dan semoga seperti itu.

Sugguh tidak nyaman, berjuang sendirian dengan banyak tekanan. Tapi ini lebih baik, daripada ada penyesalan di saat tua nanti. Ini pilihanku pada waktu itu, sama halnya dengan aku memilihmu dan bertahan sampi sekarang. Aku yakin bisa melalui ini dengan cepat, semoga waktu memberi kesempatan untuk kita bisa bersatu. Semoga perjuangan kita tidak sia-sia, memperjuangkan sesuatu yang seperti tidak ada. Padahal nyata.
jomloo.com

Jangan Diam Terus, Ini Saatnya Kamu Mencari Jodoh!

Semua orang pasti memahami arti ‘cinta’. Karena cinta adalah satu kata yang tidak pernah lepas terpikirkan, tidak pernah absen dalam perbincangan. Tidak juga datang dan pergi dengan peringatan. Ungkapan “Jodoh di tangan Tuhan” itu memang benar adanya. Karena takdir kita sudah ada yang mengatur. Dengan siapa kelak kita akan hidup bersama sudah digariskan oleh sang Maha Kuasa. Tapi meski pun kita percaya bahwa jodoh kita ada yang menentukan, bukan lantas kita hanya pasrah dan menunggunya.  


Tidak, tidak seperti itu, Itu namanya kita tidak mau berusaha. Jodoh itu bukan untuk ditunggu, tapi ditemukan. Siapa yang menemukannya? Tentu saja mereka yang telah berusaha mencarinya.



Apa itu Mencari?
 
 
Mencari, tidak berarti kamu harus berlarian untuk menemukannya. Yang dimaksud dengan mencari di sini ialah memperbaiki dirimu. Mencari di mana yang harus diperbaiki dalam dirimu. Entah itu sikap atau keimanan. Karena apa yang kamu lakukan pada dirimu sendiri itu berarti kamu sedang mempersiapkan seperti apa calon yang ingin kamu temukan. Karena apa yang akan kamu dapatkan akan setimpal dengan apa yang kamu telah kamu usahakan. Bukan kah usaha keras tidak akan pernah membohongi?

So, tidak usah terburu-buru untuk segera menikah. Jodoh itu datang seiring dengan siapnya dirimu. Siapkan dirimu sebaik mungkin untuk jodoh yang baik pula. Semangat!

popbela.com

Ikhlas Cintamu Meyakinkanku, Bahwa Jarak antara Kita Berdua Ini Pasti akan Terhapus

Sore ini cerah, secerah saat kita berdua dipertemukan setelah dua semester kita diuji jarak. Bus sekolah kuning pucat yang gagah ini, dengan para penumpangnya yang terlelap nyenyak, atau sibuk dengan ponselnya, mendengarkan lantunan musik lewat sepasang earphone-nya dan juga sepasang muda yang girang bercengkrama tentang kemudaan, selalu senantiasa mengantarkanku ke kampus gudang ilmu. 


Semua menjadi pemandangan rutin dalam sekotak kendaraan beroda 4 ini. Aku yang berdiri tepat di pintu bus, hanya mampu menikmati biru langit dengan vertikal hijaunya jejeran pohon rindang lewat kaca jendela yang mengernyit saat melewati jalanan yang ‘tak rata. Sinar matahari senja yang berani menerobos kaca-kaca bening ini, menyapa wajah lelahku, membuatku menutup mata sejenak, membiarkan ia menghangatkanku.





Dalam pejam netra sekejapku, sosokmu kembali muncul. Suara tawa ringanmu saat itu, tatapan tajam sepasang bola matamu dan lambaian tangan itu, semua mengacaukan batas antara kenangan dan kenyataan. Menguatkan dan melemahkan dalam satu saat yang bersamaan.

Saat dimana aku merasa punya segalanya namun aku berupaya beranjak menjauh dari itu semua. Saat dimana aku ingin menolak apa yang selama ini aku panjat doakan. Berat langkah kakiku menuju. Berat tatapan mataku beralih adu. Hingga basah terasa di ujung mata sayu, menyadarkanku bahwa aku telah ‘tak lagi di situasi itu.


Garis cakrawala samar terlihat mencoba melawan lekuk menawan siluet pemandangan senja sore di langit negara matahari terbit ini. Jauh kumelihat di balik tipis pembatas dunia itu, “Sedang apa kau disana?” Tanyaku lirih.


Liku labirin waktu dan jalan terjal telah kita lalui. Suka senang, gelak tawa, rindu kepercayaan, saling dukung dan topang, canda tingkah polah laiknya bocah, amarah, dendam, cemburu, curiga, selingkuh, khianat, diam, hilang perhatian, lupa janji jenuh akan diri masing masing, semua kita cicipi, kita rasai. Merusak dan saling memperbaiki. Terputus lagi dan saling menyambung diri. Menghilang dan saling menemukan. Melemah dan saling menguatkan. Meninggalkan dan saling menantikan.
 
Tanpa sadar, kubelajar akan makna kesetiaan yang selama ini aku ‘tak tahu menahu indahnya itu, semua darimu. Meski melibatkan banyak kaummu dan kaumku sebagai peran penting di setiap sekuel lembar cerita roman kita. Darimu, aku belajar menghargai sesuatu yang ‘tak bernilai menjadi sesuatu yang tak ternilai.


Setiba di halaman sekolah, kuambil sepedaku yang tangguh, ku kayuh ia mengantarku pulang ke peraduan. Kini ku bisa merasakan asli sepoi angin senja hari. Sambil mendengarkan lagu kesukaan kita, kembali kunikmati sosokmu yang ‘tak lebih dari bayangan semu.


Silau cahaya senja dengan lugas menerpa semua bagian tubuhku, memaksaku untuk sedikit menyipitkan sepasang mata kecil ini, ah…semua ini terlalu indah kulalui tanpamu, gumamku. Sempat terpikir andai bisa kucuil senja yang romantis ini, kubungkus dan ku bawa terbang untuk kupersembahkan padamu. Hingga bisa menciptakan bayang sosok kita berdua.

Wajah-wajah pribumi mengisi pemandangan sepanjang jalan kembaliku. Segala gurat garis di paras mereka, menyadarkanku bahwa kini ku ‘tak lagi membutuhkan cermin waktu untuk ku mengetahui pantulan usia dan beda dalam setiap jiwa yang hidup. Mengingatkanku, bahwa ‘tak lama lagi angka usia ini bergeser.


Dan untuk kedua kalinya, akan kulewati tanpamu, di sini. Meski kutahu kita saling meluangkan waktu di satu malam, untuk menyebut nama masing-masing dalam lantunan doa yang seakan menghapus jarak samudera liar di sana.


Kasih, tahukah kau? Ikhlas cintamu yang ‘tak berkemas indah dan menawan, namun rasa tunggal itu telah selalu menghantarku sebatang kara ke negeri sebrang ini. Meyakinkanku, bahwa sederhana rasa kita memegahkan segala usaha jerih payah. Memantapkanku, bahwa jauh jarak ini terasa terhapus berkat gigih perjuanganmu merangkulku dengan keanggunan tingkah laku kelelakianmu.


‘Tak seperti Chairil yang mengurungkan niat ungkapkan rasa saat ia jatuh cinta pada Sri Ayati di masa mudanya, kepribadianmu yang latif nan lembut dalam memperlakukan ku sebagai perempuan terindah, membuatku merasa sangat beruntung dilahirkan sebagai kaumku, dan Sri Ayati ‘tak seberuntung aku di masanya.

Ujian bertubi ‘tak lelah berhenti, menerpa niat istiqamah ini. Namun yakin diri berikrar, cambuk ruang dan waktu ini menguatkan semua yang rapuh dan ragu. Memondasi dan saling memperbaiki. Meniang kokoh dan saling mempercayai. Menembok rapat dan saling menjagai. Mencipta atap dan saling melindungi.
Kasih, tunggu aku di situ. Kelak ku akan kembali ke rangkul hangatmu dan gores seribu kisah anyar nan apik di tiap lembar perkamen roman kita, dan hanya kita. Cengkrama deretan huruf berjejer kita, bak rantai yang menembus bingkai jarak, erat saling mencengkram, ‘tak berjarak ‘tak berputus.

idntimes.com